BNPB Melaksanakan Sosialisasi Pengelolaan Dukungan Infrastruktur Darurat di Sulut

oleh -2470 Dilihat
oleh

MANADO, MomentNews.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan Sosialisasi pengelolaan Dukungan Infrastruktur Darurat (DID) di Provinsi Sulawesi Utara, yang dilaksanakan  di Aston Hotel Manado, Jumat (31/03/23).

Kegiatan sosialisasi DID ini dilaksanakan dalam rangka untuk melaksanakan  pendampingan peningkatan kapasitas pengelolaan Dukungan  Infrastruktur Darurat (DID) khususnya di wilayah Sulawesi Utara. Narasumber yang hadir dari BNPB adalah Asep Supriatna, S.E., M.M. Kepala subdirektorat Pemulihan Prasarana Vital Direktorat Dukungan Infrastruktur Darurat Kedeputian Bidang Penanganan Darurat.

Berikut beberapa hal yang ditekankan oleh Pak Asep Supriatna antara lain:

Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana sesuai dengan UU No 24 Tahun 2007 Pasal 33:

  1. Pra Bencana, Terdapat Potensi Bencana dan Tidak Terdapat Potensi Bencana
  2. Penanganan Darurat, Siaga Darurat, Tanggap Darurat, Transisi Darurat ke Pemulihan

Pasca Bencana, Rehabilitasi dan Rekosntruksi

Status Keadaan Darurat Bencana adalah Suatu keadaan darurat bencana yang ditetapkan oleh Pemerintah ataupun Pemerintah Daerah untuk jangka waktu tertentuatas dasar rekomendasi badan yang menyelenggarakan urusan di bidang Penanggulangan Bencana dan dapat dimulai sejak status Siaga Darurat, Tanggap Darurat dan Transisi Darurat ke Pemulihan.

SIAGA DARURAT: Terdapat potensi ancaman bencana yang mengarah pada terjadinya bencana, ditandai adanya informasi peningkatan ancaman dari sistem peringatan dini dan pertimbangan dampak yang akan terjadi (kehidupan dan penghidupan). Ancaman dapat diamati dan kejadian bencana tidak mendadak

TANGGAP DARURAT: Ancaman bencana benar-benar terjadi / kejadian bencana tiba-tiba terjadi dan mengganggu kehidupan dan penghidupan

TRANSISI DARURAT KE PEMULIHAN: Ancaman bencana menurun/ mereda eskalasinya / berakhir, tapi gangguan kehidupan dan penghidupan masyarakat masih berlangsung

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minut Theodore Lumingkewas, kegiatan ini sangat berarti bagi Kabupaten Minahasa Utara pasca dilanda bencana alam pada tanggal 27 Januari 2023 yang diperpanjang sampai 24 Februari 2023 dengan status pemulihan, serta bencana banjir bandang di Desa Klabat, Kecamatan Dimembe. Dia pun mengatakan, bahwa pak Kasubdit Asep Supriatna yang menjadi pembicara di kegiatan sosialisasi tersebut, beberapa waktu yang lalu juga turun langsung melihat kondisi bencana banjir bandang di Desa Klabat, Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara.

Kepala BPBD Minut Theodore Lumingkewas pun mengaku, kegiatan tersebut selain memberikan wawasan penanganan dan penanggulangan, menambah juga wawasan terkait hal-hal yang harus diperhatikan dan disiapkan untuk pengajuan bantuan pasca bencana.

“Harapan kami sebagaimana pengajuan bantuan atas bencana yang terjadi di Kabupaten Minahasa Utara, bisa mendapatkan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana,” ujarnya sembari mengapresiasi Kasubdit Pemulihan Prasarana Vital BNPB Asep Supriatna yang siap membantu proses pengajuan bantuan bencana Minut.

Kegiatan Sosialisasi ini di ikuti oleh peserta dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara dan BPBD dari 15 Kabupaten/Kota se-Sulut. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.